Kaltimkita.com, BALIKPAPAN– Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 untuk Cabang Olahraga Biliar resmi dibuka hari ini di Balikpapan. Sebanyak 270 atlet biliar terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim berpartisipasi dalam ajang ini untuk memperebutkan tiket menuju Porprov yang akan diselenggarakan tahun depan.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Kaltim, Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kaltim, serta perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim.
Gerbang Utama Menuju Prestasi: Dibuka oleh Ketua KONI Kaltim
Ketua Umum KONI Kaltim, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya ajang kualifikasi ini sebagai "gerbang utama" bagi para atlet untuk berpartisipasi dalam pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi.
“Babak Kualifikasi ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Ini bukan hanya sekadar turnamen, tetapi adalah gerbang utama bagi para atlet untuk mengamankan tempat pada pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi, yakni Porprov VIII Kaltim 2025,” ujar Ketua KONI Kaltim.
Beliau juga secara khusus mengapresiasi kerja keras Pengprov POBSI Kaltim dalam mempersiapkan BK ini, yang diharapkan dapat menjadi ajang pembuktian bahwa regenerasi atlet biliar di Kaltim berjalan dengan baik.
Harapan Lahirnya Bintang Biliar Nasional
Kepada ratusan atlet yang akan bertanding, Ketua KONI Kaltim berpesan agar mereka menunjukkan kemampuan terbaik, bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga kecerdasan, ketenangan, dan sportivitas.
“Tunjukkanlah kemampuan terbaik Anda! Manfaatkan kesempatan ini untuk meraih prestasi tertinggi. Ingatlah, bahwa di meja biliar, tidak hanya keterampilan teknis yang diuji, tetapi juga kecerdasan, ketenangan, dan sportivitas,” tegasnya.
Ia berharap melalui kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi fair play, akan lahir atlet-atlet biliar yang tidak hanya unggul di tingkat provinsi, tetapi juga mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional, bahkan internasional.
Kepada para wasit dan juri, ditekankan agar menjalankan tugas dengan integritas tinggi, objektif, dan profesional untuk menjamin kualitas dan keabsahan hasil pertandingan.(rd)


.jpg)