Kaltimkita.com, SAMARINDA– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rusdiansyah Aras, menegaskan bahwa seluruh 63 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim tahun 2026 di Kabupaten Paser wajib melaksanakan Babak Kualifikasi (BK) Porprov.
Penegasan ini disampaikan Rusdiansyah Aras sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet Kaltim menjelang perhelatan olahraga empat tahunan tersebut, serta menghindari penumpukan peserta tanpa melalui proses seleksi yang ketat.
Rusdi panggilan akrab ketum koni itu menjelaskan bahwa kewajiban BK ini bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi penting dalam proses pembinaan atlet yang berjenjang dan terukur.
"Kita tidak ingin Porprov hanya menjadi ajang ramai-ramai. Porprov adalah gerbang menuju kancah nasional seperti PON. Oleh karena itu, semua dari 63 cabor yang ditetapkan harus melaksanakan Babak Kualifikasi," tegas Rusdi..
Ia menambahkan, pelaksanaan BK Porprov ini harus dilakukan sesuai standar yang ditetapkan oleh KONI Kaltim dan Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing cabor, dengan memperhatikan aspek teknis dan transparansi. Tujuannya adalah memastikan bahwa atlet yang berkompetisi di Paser benar-benar atlet terbaik dari setiap kabupaten/kota.
"Dengan adanya BK, persaingan akan semakin ketat, sehingga kualitas atlet yang lolos ke putaran final Porprov pun terjamin. Ini sejalan dengan upaya kita melahirkan atlet-atlet yang siap mengharumkan nama Kaltim di PON," ujarnya.
Dukungan untuk Tuan Rumah Paser
Selain fokus pada pelaksanaan BK, KONI Kaltim juga terus memantau kesiapan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Porprov VIII/2026. Rusdiansyah Aras memastikan bahwa dukungan penuh akan diberikan untuk memastikan infrastruktur dan logistik berjalan lancar.
"Paser telah ditetapkan sebagai tuan rumah, dan kita harus mendukung penuh agar Porprov berjalan sukses secara penyelenggaraan dan sukses secara prestasi. Keberhasilan pelaksanaan BK akan sangat menentukan kelancaran kompetisi utama di Paser nanti," tutupnya.
Keputusan ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh Pengprov cabor dan KONI Kabupaten/Kota se-Kaltim untuk segera menyusun jadwal dan mekanisme pelaksanaan Babak Kualifikasi guna menjaring atlet terbaik menuju Porprov VIII Kaltim 2026. (rd)


.jpg)