KaltimKita.com, TANJUNG REDEB - Sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Berau terus menjadi sorotan atas kesiapan dan potensinya dalam mendukung pusat pemerintahan baru tersebut.
Namun, di tengah geliat pembangunan nasional, muncul pandangan bahwa Berau tidak hanya perlu fokus pada satu sektor, tetapi harus mampu bergerak secara paralel dan seimbang di berbagai bidang strategis.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menilai bahwa kekuatan Berau justru terletak pada keberagaman potensi daerahnya.
“Semua sektor perlu mendapatkan dukungan untuk perkembangannya,” tegasnya,
Menurutnya, sinergi lintas sektor mulai dari ketahanan pangan, penguatan SDM, pariwisata, hingga pengembangan UMKM sangat penting.
Sakirman menilai sektor pertanian layak mendapat perhatian lebih, terutama dari sisi modernisasi alat.
“Di era modern ini semua perlu diperbarui untuk menciptakan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Modernisasi dinilai menjadi kunci untuk memastikan Berau mampu memenuhi kebutuhan IKN sekaligus meningkatkan produktivitas petani.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya transformasi pemasaran berbasis digital sebagai strategi menaikkan nilai jual produk lokal.
Keberhasilan Berau sebagai penyangga IKN ditentukan oleh sejauh mana daerah mampu memaksimalkan seluruh potensi yang ada.
“Saya yakin dengan menerapkan digitalisasi pemasaran dapat meningkatkan hasil produksi dan menambah kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat,” tandasnya. (Adv)


