Tulis & Tekan Enter
images

RESMI DIBUKA : Delapan daerah berebut tiket menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tahun depan pada Babak Kualifikasi (BK) yang berlangsung di Gedung dr Ridwan Sport Centre RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Senin (8/12/2025).

Bidik Tiga Emas, Tim Tenis Meja Balikpapan Optimistis di BK Porprov Kaltim 2025

KaltimKita.com, BALIKPAPAN — Tim tenis meja Balikpapan membidik target tinggi pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2025. Bertanding di Gedung dr Ridwan Sport Centre RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Senin (8/12/2025), kontingen Kota Minyak memasang target meraih tiga medali emas.

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Balikpapan, Sudiarto, mengatakan bahwa pihaknya menurunkan delapan atlet dengan rincian empat putra dan empat putri. Tiga nomor yang menjadi andalan untuk mendulang emas adalah tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran.

“Insya Allah di sektor-sektor ini kami bisa meraih emas. Untuk beregu putra juga punya peluang besar, minimal menembus final. Namun saya tetap mengingatkan atlet untuk tampil maksimal karena daerah lain juga datang dengan persiapan matang,” ujar Sudiarto.

Ia mengakui bahwa kekuatan kontingen dari berbagai daerah terbilang merata pada BK Porprov tahun ini. Terlebih, sejumlah daerah memanfaatkan aturan yang lebih longgar dalam perekrutan atlet sehingga memungkinkan terjadinya mutasi pemain. “Kekuatan cukup berimbang. Sekarang tinggal kesiapan dan mental bertanding atlet,” tambahnya.

Sekretaris Umum Pengprov PTMSI Kaltim, Amirullah, menjelaskan bahwa delapan kabupaten dan kota ikut serta pada BK kali ini. Hanya minus Mahakam Ulu. Dari delapan peserta, tujuh daerah akan lolos ke Porprov, dengan penentuan didasarkan pada hasil nomor beregu.

“BK mempertandingkan tujuh nomor, yakni tunggal putra-putri, ganda putra-putri, beregu putra-putri, serta ganda campuran,” jelas Amirullah.

Terkait mutasi atlet, ia menegaskan bahwa untuk ajang prakualifikasi aturan yang digunakan hanya berdasarkan kepemilikan KTP. Namun ia telah mengingatkan seluruh daerah agar memastikan atlet tersebut juga dapat tampil pada Porprov mendatang. “Aturan Porprov nanti jauh lebih ketat dibanding prakualifikasi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, mengatakan bahwa BK Porprov masih menyisakan sepuluh cabang olahraga yang harus dirampungkan. Ia menargetkan seluruh babak kualifikasi selesai pada akhir Desember 2025. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//