KaltimKita,com, TANA PASER - 500 vaksin dosis kedua dari program Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Kaltim di salurkan ke Kabupaten Paser. Vaksin dilakukan di dua titik, mayoritas di GOR Sadurengas dan beberapa ada yang door to door atau rumah ke rumah langsung di Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot.
Kabag Ops Binda Kaltim Kolonel Inf Mat Jayus mengatakan kegiatan ini serentak dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang juga 500 dosis kedua, ditargetkan ke pondok pesantren dan pelajar madrasah.
"Selanjutnya pada September nanti ada lagi untuk program vaksin di Paser," kata Kolonel Mat Jayus, Senin (24/8). Teknisnya Jayus mengatakan program pada September mendatang ialah disasar untuk pelajar. Dengan agenda seminggu tiga kali.

Namun menyesuaikan kesanggupan tenaga kesehatan (nakes) di daerah. Karena Jayus menyebut kendala rendahnya target vaksinasi selama ini ialah minimnya ketersediaan nakes. Capaian dosis pertama di Paser baru 14,52 persen, sementara yang kedua diperkirakan hanya 9 persen.
"Seperti di Balikpapan kita cukup lancar sehari bisa 3.000 dosis karena nakesnya siap," lanjutnya.
Saat dosis pertama, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kaltim Brigjen TNI Danni Koswara hadir langsung ke Paser didampingi wakil bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf beserta Forkopimda pada 25 Juli.
Selain menyalurkan progam vaksin, Kabinda Brigjen TNI Danni juga menyerahkan paket bantun sembako ke warga Desa Tapis. Dia berharap masyarakat Kabupaten Paser yang belum divaksin, bisa segera mendaftarkan diri untuk vaksin. Hal ini demi mengurangi angka penyebaran Covid-19.

Plt Camat Tanah Grogot M. Guntur mengatakan terobosan Binda Kaltim tersebut sangat membantu pemerintah daerah pencapaian target vaksinasi di Paser.
"Semoga ada program lebih banyak lagi dari BIN untuk Paser," kata Guntur. (mh/and)


