Kaltimkita.com, SAMARINDA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal, secara tegas meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama komite olahraga lainnya, termasuk National Paralympic Committee (NPC), untuk segera berbenah. Penegasan ini disampaikan dalam rangka efisiensi anggaran tahun 2026.
Hal tersebut dikemukakan Faisal saat membuka Forum Konsultasi Publik di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (9/12/2025).
Faisal menyoroti tajam perihal anggaran. Ia menegaskan bahwa Bantuan Hibah Murni untuk KONI Kaltim pada tahun 2026 akan mengalami pemangkasan signifikan, mencapai sekitar 300 persen, dari semula Rp 44 miliar menjadi Rp 16,5 miliar.
“Oleh karena itu, pengurus KONI Kaltim yang tidak aktif disarankan untuk di-reshuffle saja,” ujar Faisal.
Ia juga menyarankan agar kebijakan perjalanan dinas diperketat. “Perjalanan hanya untuk urusan penting saja dan jumlahnya juga maksimal 3 orang saja. Pokoknya pengurus yang tidak aktif minggir dulu lah, biar tidak membebani anggaran,” tegasnya.
Selain itu, Cabang Olahraga (Cabor) yang tidak menunjukkan prestasi juga harus dipertimbangkan kembali keikutsertaannya dalam berbagai event nasional maupun kegiatan try out.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyambut baik masukan dari Plt Kadispora Kaltim.
“Apa yang menjadi masukan dan saran dari Kadispora Kaltim tentu akan kita tuangkan dalam program kerja di tahun 2026. Ini baik Kadispora mengingatkan kepada KONI Kaltim. Semoga dengan efisiensi, kita tetap bisa berprestasi,” respons Rusdiansyah.(rd)


.jpg)