Tulis & Tekan Enter
images

GAGAL TIGA POIN : PSM Makassar harus merelakan tiga poin diambil oleh tim tamu Arema FC. (FOTO : Media Officer PSM)

Kekalahan Perdana PSM Makassar di Stadion Batakan

KaltimKita.com, BALIKPAPAN -Hasrat ingin tetap berada di puncak klasemen, PSM Makassar justru harus takluk di kandang sendiri atas Arema FC. Tim berjuluk Juku Eja ini kalah tipis 0-1 di Stadion Batakan, Minggu (15/9/2024). Gol kemenangan tuan rumah tercipta pada babak kedua di menit 53 oleh Dalberto Luan Belo. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan perdana PSM Makassar semenjak menggunakan Stadion Batakan untuk Liga 1. 

Ya, tanpa kehadiran Yuran Fernandes, PSM Makassar susah payah menjaga lini pertahanan dari clean sheet. Hal ini yang membuat Arema banyak mendapatkan kesempatan untuk menciptakan gol.

“Yuran Fernandes mengalami cedera, sehari sebelum pertandingan. Tentunya, ini situasi sulit. Apalagi, tempat latihan disini (Balikpapan, Red.),  lapangannya sangat buruk. Termasuk rumput di stadion juga tidak begitu bagus,” keluh Bernardo Tavarez.

Terlepas dari itu, laga kali ini sejatinya, PSM lebih banyak memiliki peluang. Beda hal dengan Arema yang hanya memiliki satu peluang berbahaya dan mencetak gol.

“Saya tidak ingin mengatakan kekalahan ini karena ulah wasit. Tapi menurut saya, PSM harusnya mendapat penalti. Ini adalah wasit yang sama dan melakukan banyak kesalahan ketika PSM bermain. Sudah jelas bola terlihat terkena tangan. Bahkan VAR sudah memberi sinyal ada indikasi untuk penalti, tapi tidak diberikan oleh wasit,” jelasnya.

Terlepas dari itu, pria berpaspor Portugal ini mengapresiasi para suporter yang sudah hadir memenuhi stadion. Karena musim ini, ia menegaskan PSM tidak bertarung untuk mencari juara melainkan untuk tidak degradasi. Hal ini karena materi pemain PSM, mayoritas dihuni pemain muda. “Berharap suporter datang dukung lagi. Pemain layak mendukung,” ujarnya.

Sementara, tiga poin perdana yang diraih Arema FC, menurut Pelatih Joel Cornelli tidak terlepas dari kerja keras dan displin para pemain selama 90 menit. Apa yang coba ingin diterapkan, bisa dilakukan.

“Sebelum pertandingan, saya memang sudah memotivasi pemain untuk bisa bawa pulang poin. Mereka punya tekad tinggi untuk itu dan berhasil mewujudkannya,” kata Joel Cornelli. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//