KaltimKita.com, TANJUNG REDEB – Capaian Pulau Maratua dan Pulau Derawan dalam ajang desa wisata nasional dinilai belum maksimal. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris menegaskan perlunya strategi yang lebih terarah agar destinasi unggulan Berau mampu menembus lima besar, bahkan meraih juara di tingkat nasional.
Menurut Waris, selama ini Maratua dan Derawan memang kerap masuk dalam kategori desa wisata. Namun, capaian tersebut dinilai masih sebatas nominasi atau menembus 50 besar, khususnya untuk Pulau Derawan.
“Maratua dan Derawan sudah sering masuk dalam kategori desa wisata, tapi hanya sampai 50 besar untuk Pulau Derawan. Ini jadi catatan bagi kita,” ujarnya.
Ia menilai, dengan pengalaman panjang sebagai destinasi wisata unggulan, Berau seharusnya mampu bersaing di papan atas. Apalagi potensi alam yang dimiliki, seperti di Pulau Maratua dan Derawan, sudah dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Harusnya kita yang sudah bertahun-tahun punya destinasi wisata bisa masuk lima besar, bahkan kalau bisa juara,” tegasnya.
Waris menekankan pentingnya fokus pembenahan dan penataan destinasi yang akan diikutsertakan dalam lomba desa wisata. Mulai dari aspek kebersihan, kelembagaan, inovasi, hingga keterlibatan masyarakat perlu dipersiapkan secara matang.
“Jadi kita perlu fokus menata Pulau Maratua atau Derawan yang akan kita perlombakan di desa wisata. Ini juga sebagai bentuk branding kita di nasional kalau misalnya kita pernah juara,” katanya.
Ia menilai, masuk nominasi saja belum cukup karena banyak daerah lain yang juga memiliki keindahan alam. Dalam ajang desa wisata nasional, ratusan desa bersaing setiap tahunnya.
“Kalau hanya masuk nominasi, semua yang cantik dan indah pasti bisa masuk. Tapi di sana ada 500 besar desa wisata. Persaingannya ketat,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, ia mencontohkan keberhasilan desa tematik di Kutai Kartanegara yang mampu menarik perhatian nasional melalui konsep inovatif seperti desa pelangi.
"Saya minta pemerintah daerah bersama masyarakat dapat menyusun strategi yang lebih serius dan berkelanjutan agar Maratua maupun Derawan tidak hanya dikenal indah, tetapi juga berprestasi di kancah nasional," tandasnya. (adv)


