Tulis & Tekan Enter
images

Pemda Diminta Serius Garap Pajak Sarang Walet, Pendataan Dinilai Masih Lemah

KaltimKita.com, TANJUNG REDEB — Di tengah meningkatnya kebutuhan daerah untuk menopang pembangunan tanpa bergantung pada sektor tambang, potensi lain justru dinilai masih dibiarkan terbuka lebar.

Salah satunya adalah pajak sarang burung walet, yang kini menjadi sorotan DPRD Berau.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami

Dirinya menegaskan, Pemerintah Daerah harus mulai mengambil langkah lebih serius dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor yang kini menjamur tersebut.

“Usaha sarang walet ini keuntungannya besar setiap tahun. Pemerintah harus serius menggali potensi pajaknya,” tegasnya.

Sutami menyebut, permasalahan utama justru terletak pada belum adanya kontribusi signifikan dari usaha walet rumahan.

Ia menilai hal ini harus menjadi perhatian bersama. “Padahal, pajak dari usaha tersebut bisa jadi salah satu sumber PAD di masa mendatang, karena jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Di sisi lain, lemahnya pendataan juga menjadi hambatan besar. Banyak usaha walet rumahan tidak terpantau karena tak adanya petugas khusus di lapangan dan minimnya laporan dari masyarakat.

Sutami menilai kondisi ini merugikan daerah. “Harusnya ada petugas khusus untuk mendata,” tegasnya.

Ia berharap Pemda segera mengevaluasi sistem perizinan, kepatuhan pelaku usaha, hingga pola penarikan pajak agar potensi PAD dari sarang walet tidak lagi terabaikan. (adv)


TAG

Tinggalkan Komentar

//