Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kepolisian memastikan insiden percobaan bakar diri yang terjadi di Jalan Martadinata, Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan, tidak masuk dalam ranah tindak pidana.
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa Aditulloh, menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, aksi nekat korban berinisial WY dipicu persoalan rumah tangga.
"Peristiwa ini dipicu masalah rumah tangga. Untuk unsur pidana, sementara tidak ditemukan indikasi," ujarnya, dikutip Sabtu (11/4/2026).
Dengan tidak ditemukannya unsur pidana, penanganan kasus ini tidak berlanjut ke proses hukum, melainkan berfokus pada kondisi korban dan pemulihannya.
Sebelumnya, aksi WW sempat menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian. Korban diduga menyiramkan bahan bakar minyak ke tubuhnya sebelum menyalakan api. Warga yang berada di sekitar lokasi segera bertindak cepat untuk memadamkan api.
Setelah berhasil diselamatkan, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Mekar Sari untuk mendapatkan penanganan awal. Karena keterbatasan fasilitas, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit guna menjalani perawatan lanjutan.
"Dari puskesmas langsung dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih intensif," kata Rezsa.
Hingga saat ini, WY masih berada di bawah pengawasan tenaga medis. Kabar baiknya, luka yang dialami korban tidak separah yang dibayangkan sebelumnya. Kapolsek menyebutkan bahwa luka bakar yang diderita WW berada di kisaran 10 persen.
"Kondisinya masuk kategori luka bakar ringan, namun tetap memerlukan penanganan medis yang intensif di rumah sakit agar proses pemulihannya berjalan maksimal," tandas Rezsa.
Diberitakan sebelumnya, WW (28), warga Jalan Martadinata, Balikpapan Tengah, diduga nekat membakar dirinya sendiri pada Rabu malam (8/4/2026) sekitar pukul 22.20 WITA setelah terlibat pertengkaran dengan istrinya yang disebut kerap terjadi sebelumnya.
Aksi tersebut dilakukan dengan menyiramkan bensin ke tubuhnya lalu menyalakan api, sebelum akhirnya dipadamkan oleh warga dan aparat yang berada di sekitar lokasi.
Korban yang mengalami luka bakar di bagian kepala langsung dievakuasi ke Puskesmas Mekar Sari untuk mendapat perawatan. Sementara pihak kelurahan sebelumnya juga sempat melakukan mediasi terkait konflik rumah tangga mereka. (zyn)


