Tulis & Tekan Enter
images

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud saat memantau Hilal dari ketinggian menara lantai tiga Balikpapan Islamic Centre (BIC).

Tertutup Awan, Hilal di Kota Balikpapan tak Terlihat

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah, Pemerintah Kota Balikpapan melakukan pantauan Hilal penentuan 1 Syawal di Menara Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC), pada saat menjelang Magrib, Selasa (9/4/2024).

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud mengapresiasi terhadap penyelenggaraan rukyatul hilal penentuan 1 syawal 1445 hijriah atau 2024 Masehi yang diselenggarakan kantor Kementerian Agama Kota Balikapapan.

Adapun kegiatan tersebut, kata Rahmad, merupakan upaya pemberian data dan masukan yang lengkap tentang Rukyatul Hilal secara khusus di wilayah Kota Balikpapan.

“Semoga momentum ini dapat dijadikan sebagai pedoman resmi yang bisa menentramkan masyarakat menghadapi perbedaan idul fitri,” ujar Rahmad.

Rukyatul hilal merupakan salah satu tradisi penting dalam islam untuk menentukan awal bulan ramadhan dan syawal. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian tradisi islam dan memberikan kepastian kepada umat Islam tentang awal Bulan Ramadan dan Syawal.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh umat Islam di Kota Balikpapan untuk tetap menjaga ukuwah dan persaudaraan, meskipun terdapat perbedaan dalam tata cara penetapan awal ramadan maupun syawal. Mari kita jadikan perbedaan ini sebagai rahmat dan hikmah untuk memperkaya keilmuan Islam,” pintanya.

“Mari kita manfaatkan momen idul fitri ini untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan Kota Balikpapan, sehingga suasana Idulfitri terasa semakin nyaman dan menyenangkan,” ucap Rahmad.

Di tempat yang sama, Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pantauan hingga pukul 18:46 Wita, Kota Balikpapan tidak dapat mengobservasi Hilal yang disebabkan kondisi cuaca yang tertutup awan tebal.

“Walaupun ketinggian Hilal sudah jauh di atas rata-rata yakni 6 point 3 derajat tapi Hillal tidak dapat teramati dikarenakan tertutup awan tebal,” bebernya.

Kendati demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya, bahwa Hilal telah teramati di Kota Menado. Dan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah akan segera ditentukan pada sidang isbat yang kemungkinan besar dilaksanakan malam ini.

“Jadi kemungkinannya jika salah satu tempat sudah melihat Hilal, maka nanti akan dilanjutkan ke sidang isbat,” tutupnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//