Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026, Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia kantor cabang Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah yang bertempat di area chek in Island B.
Kegiatan ini menargetkan partisipasi aktif dari seluruh elemen bandara, mulai dari petugas bandara, komunitas bandara, hingga para penumpang yang sedang melakukan perjalanan.
Aksi donor darah ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan manifestasi dari implementasi K3 yang mengutamakan kesehatan dan kepedulian antar sesama manusia. Bandara sebagai pusat mobilitas tinggi dipilih menjadi lokasi strategis untuk menjaring pendonor potensial guna membantu memenuhi stok darah kota Balikpapan.
R. Iwan Winaya Mahdar General Manager Bandara SAMS Sepinggan mengatakan "Kesehatan pekerja adalah fondasi dari keselamatan operasional bandara. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian tak terpisahkan dari budaya K3 yang kami terapkan setiap hari," ujar Iwan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi sinergis antara Angkasa Pura Indonesia, InJourney Aviation Service dan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo.
Menariknya, aksi ini mengundang antusiasme luar biasa dari para penumpang. Dalam hal ini, pihak bandara menyediakan alur khusus bagi penumpang yang ingin mendonorkan darahnya sebelum terbang sebagai bentuk kontribusi sosial ditengah jadwal perjalanan mereka. Dengan catatan, kondisi kesehatannya memenuhi syarat medis.
"Kami siapkan alur khusus bagi penumpang yang ingin mendonorkan darahnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan dengan jadwal penerbangan. Melihat antusias penumpang yang cukup tinggi, tentunya kami sangat mengapresiasi atas kepedulian para penumpang untuk sesama manusia," terang Iwan.
Hingga siang hari ini, tercatat lebih 114 orang mengikuti donor darah. Hasil dari kegiatan donor darah tersebut akan langsung diserahkan kepada Bank Darah RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepeduliaan sosial dari masyarakat serta memberikan kontribusi nyata untuk pemenuhan kebutuhan darah di kota Balikpapan," harap Iwan.
Untuk kedepannya, kegiatan serupa diharapkan dapat berkelanjutan. Sehingga bandara tidak hanya berperan sebagai fasilitas transportasi, melainkan juga sebagai ruang publik yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan. (*)


