Tulis & Tekan Enter
images

Dari Pasar Loak ke Taman Kota, Kampung Baru Kini Lebih Tertata dan Asri

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan meresmikan Taman Kampung Baru, ruang terbuka hijau yang dibangun di atas lahan eks Pasar Loak Kampung Baru, Senin (9/2/2026).

Kehadiran taman ini menandai perubahan wajah kawasan sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan ruang publik yang layak, ramah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan bahwa pembangunan Taman Kampung Baru tidak sekadar berorientasi pada penataan fisik kawasan, melainkan merupakan upaya mengembalikan ruang hidup warga agar lebih manusiawi dan berkelanjutan.

Menurutnya, kota tidak hanya diukur dari gedung dan infrastruktur, tetapi dari kualitas interaksi sosial dan kenyamanan warganya.

“Kota bukan hanya tentang bangunan dan jalan, tetapi tentang bagaimana warganya bisa bertemu, berinteraksi, dan merasakan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Ia menuturkan, kawasan Kampung Baru memiliki nilai historis dan sosial yang kuat bagi Balikpapan. Transformasi lahan eks pasar loak menjadi taman kota diharapkan mampu menghapus kesan kumuh sekaligus menghadirkan ruang hijau yang memberi manfaat ekologis dan sosial. 

Taman ini dirancang sebagai ruang bersama yang dapat dimanfaatkan lintas generasi, mulai dari anak-anak hingga warga lanjut usia.

“Kami ingin ruang ini menjadi tempat bermain anak, bersantai bersama keluarga, serta ruang silaturahmi dan kebersamaan warga,” katanya.

Taman Kampung Baru kini dilengkapi dengan jalur pedestrian yang tertata, area duduk yang nyaman, serta penataan lanskap yang memperhatikan aspek estetika dan fungsi. Keberadaan taman ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Balikpapan dalam memperluas ruang terbuka hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan kota harus dilandasi rasa cinta terhadap warga dan lingkungan. Menurutnya, merawat ruang publik berarti merawat kehidupan sosial masyarakat di dalamnya.

“Membangun kota sejatinya adalah merawat kehidupan. Ketika ruang publik dirawat dengan baik, di situlah tumbuh rasa memiliki, kepedulian, dan kecintaan terhadap kota ini,” ungkapnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan memanfaatkan Taman Kampung Baru secara bertanggung jawab agar keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan.

Peresmian taman tersebut disambut antusias oleh warga sekitar. 

Banyak masyarakat berharap Taman Kampung Baru dapat menjadi pusat aktivitas sosial baru sekaligus memperkuat identitas Kampung Baru sebagai kawasan bersejarah yang kini tumbuh lebih tertata dan humanis.

Dengan hadirnya Taman Kampung Baru, Pemerintah Kota Balikpapan kembali menegaskan arah pembangunan kota yang tidak semata berorientasi pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, kebersamaan sosial, dan kualitas ruang hidup bersama. (rep)



Tinggalkan Komentar

//