Tulis & Tekan Enter
images

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan

Disdikbud Kaltim Pastikan Kualitas dan Pemerataan dalam Penyaluran Seragam Gratis

Kaltimkita.com, SAMARINDA - Program bantuan seragam gratis bagi siswa baru di Kalimantan Timur mulai terlihat progresnya setelah pemerintah provinsi memulai pengiriman perdana ke sejumlah sekolah. Kebijakan ini diklaim berjalan bertahap untuk memastikan seluruh wilayah mendapat jatah secara merata.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan, menuturkan bahwa penyaluran telah bergerak sejak beberapa hari terakhir dan saat ini diarahkan ke dua kota dengan jumlah penerima terbanyak.

“Sekitar tiga atau empat hari yang lalu sudah mulai, dan sudah sekitar 7.500 yang tersalurkan untuk wilayah Samarinda dan Balikpapan,” kata Rahmat.

Ia menyebut pemilihan dua kota tersebut didasari pertimbangan jumlah penerima yang besar, sehingga pendistribusian lebih mudah dikontrol dan proses awal berjalan lebih cepat.

Rahmat menggarisbawahi bahwa setelah dua kota itu selesai, pengiriman akan melebar ke kabupaten dan kota lainnya secara bertahap mengikuti kesiapan pihak penyedia seragam. “Untuk daerah berikutnya, kami belum bisa memastikan, tetapi yang jelas akan bertahap. Kami prioritaskan daerah terdekat dulu,” ujarnya.

Meski bantuan ini menyasar seluruh siswa baru di sekolah negeri maupun swasta, realisasi di lapangan tetap menunggu stok yang bisa diproduksi penyedia. Data penerima telah diverifikasi, tetapi proses pengadaan masih menentukan ritme distribusi.

Rahmat mengungkap bahwa tahapan pengadaan sebelumnya sempat terhambat, terutama karena adanya spesifikasi teknis yang harus dipenuhi penyedia sebelum produksi dimulai. “Kendalanya memang dari segi produksi. Lelang kemarin sempat ada hambatan karena speknya agak spesifik,” ungkapnya.

Namun Disdikbud memastikan kualitas seragam tidak diturunkan meski ada kendala waktu. Pemeriksaan ketat diberlakukan pada setiap paket sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah.

Ia menambahkan bahwa sekolah swasta juga masuk dalam skema distribusi, menegaskan komitmen pemerintah agar tidak muncul ketimpangan antar satuan pendidikan.

Lebih jauh, Rahmat menilai program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah provinsi untuk meringankan beban orang tua saat memasuki tahun ajaran baru, yang biasanya diikuti berbagai pengeluaran tambahan.

Melalui penyaluran yang ditargetkan merata, pihaknya berharap seluruh siswa baru di Kalimantan Timur dapat menerima paket seragam sesuai hak mereka tanpa ada yang tertinggal.

Rahmat memastikan Disdikbud akan terus memonitor proses di lapangan serta melakukan percepatan bila ditemukan hambatan tambahan selama distribusi berlangsung. (den/adv diskominfokaltim)



Tinggalkan Komentar

//