Kaltimkita.com, PENAJAM, - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud (AGM) membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2022 dan Kick Off Meeting Rancangan Awal Perubahan RPJMD Tahun 2018-2023 Kabupaten PPU, Senin, (29/3) di Aula Lantai I Kantor bupati PPU.
Pelaksanaan Musrenbang tahun ini digelar secara virtual, diikuti seluruh Forkopinda di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU dan Bappeda Kalimantan Timur. Tampak hadir dalam kegiatan ini, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Muliadi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Ahmad Usman, Kepala Bapelitbang PPU, perwakilan TNI/Polri dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU.
Dalam sambutannya AGM mengatakan bahwa ditengah wabah pandemi COVID-19 yang saat ini telah mengalami tren penurunan, dan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, untuk tahapan penyusunan RKPD, Pemerintah Daerah Kabupaten PPU berupaya tetap melaksanakan tahapan-tahapan perencanaan pembangunan daerah.
Pada saat ini kata dia, tahapan tersebut sudah sampai pada Musrenbang RKPD Kabupaten PPU Tahun 2022.
“Musrenbang RKPD ini merupakan lanjutan dari rangkaian tahapan perencanaan pembangunan daerah. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan Musrenbang Kecamatan, Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Forum Perangkat Daerah, “ kata AGM.
Dikatakan AGM bahwa prioritas-prioritas pembangunan daerah yang perlu mendapat perhatian bersama di tahun 2022 mendatang adalah meliputi pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan peningkatan kualitas lingkungan hidup, pemantapan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan tata kelola dan kapasitas aparatur public, pengembangan infrastruktur strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas pusat-pusat produksi.
Kemudian ada juga poin penting lainnya yaitu pengembangan industri berbasis kemasyarakatan, peningkatan produk unggulan daerah dan daya saing sumber daya manusia serta pemulihan sosio - ekonomi pasca pandemi covid-19.
“Melalui kegiatan ini, saya minta kepada kepala perangkat daerah untuk memberikan perhatian penuh pada isi dari rancangan RKPD tahun 2022 yang memuat menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah, “pinta AGM.
Disadari, bahwa kondisi ekonomi global saat ini kata orang nomor satu di PPU ini sedang mengalami kontraksi yang cukup kuat yang mempengaruhi kemampuan keuangan diseluruh daerah. Tidak terkecuali di Kabupaten PPU. Namun keberhasilan pembangunan Kabupaten PPU merupakan keberhasilan kolektif dari peran Pemerintah serta masyarakat. Oleh karenanya sambung dia, penyusunan RKPD Kabupaten PPU tahun 2022 harus dilakukan secara efektif, berkualitas dan lebih produktif serta penentuan program dan kegiatan harus bersifat yang menyentuh masyarakat secara langsun.
“Oleh karena itu dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder baik Pemerintah, Swasta, Non Government Organization (NGO), dan Masyarakat guna mendukung pencapaian target-target pembangunan yang telah disepakati bersama, “pungkasnya. (adv/ade).