Tulis & Tekan Enter
images

BERBAGI POIN : Persiba Balikpapan bawa pulang satu poin dari markas Barito Putera.

Drama Injury Time, Persiba Balikpapan Gagal Kunci Kemenangan

KaltimKita.com,  BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan gagal meraih poin penuh dari markas Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026) malam. Gol telat Renan Alves di masa injury time menit 94, memaksa pertandingan berakhir imbang 3-3. Hasil ini, membuat Persiba tetap berada di zona playoff degradasi Championship League 2025/2026.

Ya, sepanjang pertandingan, sejatinya Beruang Madu-julukan Persiba- membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Fabiano Beltrame pada menit 20. Tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan lewat Alexsandro pada menit 43, sebelum Fabiano menebus kesalahannya dengan mencetak gol dan membawa Barito berbalik unggul.

Memasuki babak kedua, Persiba langsung merespons melalui gol Isfandyar pada menit 47 yang membuat skor kembali imbang. Gol tersebut sekaligus menjadi penyemangat dan memberikan keunggulan lewat Takumu Nishihara pada menit 79. Sayang, kemenangan didepan mata sirna, usai gol Renan Alves di masa injury time menit 94, membuat skor imbang 3-3.

Usai pertandingan, Pelatih Persiba Leonard Tupamahu mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil ngotot sepanjang laga.

“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemain yang sudah berjuang. Kita tahu betapa sulitnya meraih kemenangan dipertandingan seperti ini,” ujarnya.

Meski meraih imbang, ia memuji anak asuhnya menunjukkan perkembangan positif, terutama   dalam hal produktivitas gol yang sebelumnya menjadi kendala.

“Kita berusaha bermain terbuka dan menyerang. Ini sinyal positif karena selama ini kita kesulitan mencetak gol,” katanya.

Namun demikian, ia mengakui lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati yang menjadi kekuatan Barito Putera.

“Masih banyak kelengahan dan kesalahan. Barito memang kuat di set-piece dan bola crossing, itu yang harus kami benahi,” tambahnya.

Terlepas dari hasil tersebut, ia menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilai perlu ditingkatkan, meski enggan menjadikannya sebagai alasan utama hasil pertandingan. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//