KaltimKita.com, PPU - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM Perindag) PPU menggelar sosialisasi fasilitasi pelaku usaha mikro, Rabu (8/11/2023) lalu. Hal ini dilakukan dalam rangka pengembangan produksi pengolahan pemasaran SDM serta desain dan teknologi.
Ya, total 40 UMKM asal Kecamatan Waru mengikuti sosialisasi ini dengan menghadirkan pemateri dari akademisi Universitas Balikpapan yakni Dr Indrayani, Dr. Nurlia, dan Amir Iskandar, SE.,MM.
Dr Indrayani sebagai salah satu pemateri membahas terkait fokus pemberdayaan UMKM. Ia bertekad akan merangkul dan memfasilitasn para pelaku UMKM untuk mendapatkan pelatihan secara kontinu.
"Saya akan terus memfasilitasi UMKM di wilayah penajam untuk mendapatkan pelatihan, seperti kegiatan pada hari ini yang berasal dari anggaran yang di usulkan oleh wakil ketua 1 DPRD Penajam Paser Utara Bapak Raup Muin,” ungkap Dr Indrayani.
Dikatakan kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat yang belum memiliki usaha, memiliki usaha berjalan bahkan hadir pula umkm yang telah menjadi peserta kurasi Bank Indonesia. “Pelaku UMKM yang mayoritas perempuan ini, sangat antusias mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh dinas terkait,” jelasnya
"Saya berharap dengan penajam menjadi serambi IKN, masyarakat mulai bergerak untuk memiliki usaha. Bagi yang telah memiliki usaha setidaknya meningkatkan usahanya baik dari packaging maupun pemasarannya sehingga benar-benar menyambut segala peluang didepan mata dengan potensi yang ada,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas KUMK Perindag PPU Saidin mengucapkan terima kasih atas partisipasi para peserta dalam sosialisasi ini. Termasuk kepada narasumber yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Kegiatan ini diselenggarakan, kata dia sebagai bagian dari pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
“Seperti yang kita ketahui, bahwa bisnis dan kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan ekonomi saja, tetapi juga mempengaruhi aspek sosial dan budaya di Masyarakat,” ujar Saidin.
“Berharap melalui sosialisasi ini, kita akan mendapat pemahaman lebih dalam tentang apa itu bisnis dan kewirausahaan,” tutupnya. (and)