Oleh: Rusdiansyah Aras
SUASANA hangat dan penuh tawa menyeruak di Pantai Sambera, Muara Badak, Kutai Kartanegara. Bukan sekadar hamparan pasir dan debu pantai, akhir pekan ini lokasi tersebut menjadi saksi bisu pertemuan yang melepas rindu bagi kami, para alumni Spansa, Smada, dan Smansa angkatan '83. Dalam balutan kegiatan Halalbihalal, jarak dan waktu seolah lebur, mengembalikan ingatan kami ke masa-masa remaja yang tak terlupakan.
Acara dibuka dengan sambutan penuh kerendahan hati dari Ketua Panitia, Hariyadi. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kawan-kawan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Baginya, kehadiran fisik bukanlah sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari ikatan persaudaraan yang tetap kokoh meski puluhan tahun telah berlalu.
Tak hanya sekadar temu kangen, pertemuan ini juga memberikan wawasan baru. Efendy, pemilik destinasi wisata lokal tersebut, berbagi visi tentang konsep destinasi wisata terintegrasi yang tengah ia kembangkan di kawasan ini. Penjelasan Efendy membuka cakrawala kita semua bagaimana potensi lokal, jika dikelola dengan manajemen yang tepat, mampu menjadi kebanggaan daerah. Ia pun mengajak kawan-kawan alumni untuk turut memberikan dukungan dan masukan bagi pengembangan destinasi ini ke depannya.
Sementara itu, Ketua Alumni Smansa '83, Soeroto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga api silaturahmi. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas soliditas kawan-kawan yang hadir. "Kita berharap acara silaturahmi seperti ini terus berlanjut dan ditingkatkan kualitasnya, agar kebersamaan kita tidak berhenti sampai di sini," ungkapnya penuh harap.
Semangat kebersamaan ini pun tak berhenti di Pantai Sambera. Sebuah rencana besar sudah menanti di depan mata. Sebagai tindak lanjut dari upaya mempererat silaturahmi tersebut, teman-teman sepakat untuk kembali bertemu dalam agenda studi tour ke Banjarmasin pada tanggal 6 Mei mendatang.
Pertemuan ini mengingatkan saya, bahwa sejauh apa pun kita melangkah dan setinggi apa pun posisi yang telah kita raih, sahabat lama adalah rumah tempat kita kembali untuk berbagi cerita. Semoga ikatan ini terus terjaga, hingga masa tua nanti. (rd)


