Tulis & Tekan Enter
images

Kepala Disdikbud Balikpapan M.Purnomo

Lulusan SD di Balikpapan Capai 13 Ribu, Disdikbud Balikpapan Siapkan Dua SMP Negeri Tambahan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Balikpapan akan dimulai pada 10 Juni 2022.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan ada beberapa tahapan yang mesti dilalui calon peserta didik.

Mulai dari validasi dan verifikasi yang berlangsung 10-29 Juni 2022. Kemudian pendaftaran peserta 20 hingga 30 Juni. Selanjutnya pengumuman tanggal 1 Juli dan daftar ulang tanggal 2-4 Juli.

Kepala Disdikbud Balikpapan M.Purnomo mengakui daya tampung untuk SMP sangat terbatas. Lulusan SD di Kota Minyak mencapai sekitar 13 ribu siswa. Sementara kuota peserta didik baru SMP hanya 6 ribu.

Untuk mengatasi hal itu, Disdikbud akan membuka dua sekolah negeri, yakni SMPN 25 di Balikpapan Barat dan SMPN 24 di Balikpapan Utara. Diketahui, SMP 25 akan berada di Kelurahan Margasari Balikpapan Barat, saat ini bangunan fisiknya kelar bulan Desember. Untuk sementara menggunakan ruang belajar SD 004. Pun di SMPN 25 berada di  Jalan Soekarno-Hatta Km 6, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara yang telah selesai pengerjaan.

“Memang setiap tahun menjelang PPDB pasti terjadi polemik. Karena daya tampung sekolah SMP tidak sebanding dengan siswa yang lulus SD,” kata Purnomo kepada kaltimkita.com.

Memang hadirnya dua SMP negeri tersebut masih belum cukup. Setidaknya bisa mengurangi kesenjangan yang ada di wilayah lingkungan sekitar, supaya anak-anak bisa tertampung.

Di SMPN 24 terdapat empat ruang belajar dan SMPN 25 tiga ruang belajar. Dia pun meminta masyarakat tidak memaksakan diri untuk masuk ke sekolah negeri. Alternatif lain sangat tersedia, yakni keberadaan sekolah swasta yang cukup kompeten.

“Kalau keinginan masyarakat ke negeri semua ya sulit, karena harus kita lakukan seleksi. Sehingga peran sekolah swasta dibutuhkan agar anak-anak kita supaya melanjutkan sekolah,” ucap Purnomo.

Purnomo juga menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan akan mengupayakan untuk wilayah yang belum memiliki bangunan sekolah tingkat SMP. Seperti halnya, Kelurahan Muara Rapak yang belum memiliki SMP mengingat lulusan SD di Kelurahan tersebut cukup banyak. Sehingga harus bergabung dengan SMPN yang berada Kelurahan Gunung Samarinda. “Nanti kita upayakan untuk bisa menambah SMP,” jelasnya. (dil)


TAG

Tinggalkan Komentar