Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berencana akan memangkas anggaran-anggaran Pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif. Di mana pemangkasan itu nantinya akan berdampak dengan pengurangan-pengurangan kegiatan-kegiatan yang dirasa tidak perlu diselenggarakan, bahkan perjalanan-perjalanan dinas yang kemungkinan juga ikut dikurangi.
Kebijakan tersebut pun ditanggapi oleh Ketua DPRD kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. Alwi mengaku bahwa dengan pengurangan penganggaran tersebut kemungkinan juga akan berdampak ke lembaga DPRD Balikpapan. Seperti mengurangi kegiatan-kegiatan diantaranya Dialog Warga, kajian-kajian hingga perjalan dinas.
"Kalau dikatakan berdampak ya kami berdampak. Pasti kami akan ada mengurangi beberapa kegiatan-kegiatan ke dewanan. Tapi kami masih berdiskusi dan berkomunikasi lagi tentang anggaran yang dikurangi," ujar Alwi saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan, Rabu (26/2/2025).
Dia melanjutkan, kemungkinan sekitar dua pekan ke depan pihaknya baru akan mengetahui anggaran sektor-sektor mana saja yang akan dipangkas.
Karena sampai sekarang, kata Alwi, pihaknya belum mengetahui penyebab pengurangan tersebut.
"Mungkin sekitar dua pekan lagi baru kami tau. Kami tidak tau kenapa dikurangi, atau karena disebabkan juga salah satunya dari program makan bergizi gratis," ungkapnya.
"Lagipula pengurangan itu nanti dari pusat yang menentukan poin-poinnya. Jadi bukan dari maunya kami untuk meminta sektor-sektor kegiatan mana saja yang dikurangi," sambungnya.
Alwi menegaskan, bahwa suka tidak suka pihaknya mesti menerima arahan Pemerintah Pusat tersebut, apalagi seluruh OPD pun ikut menerima anggaran pemangkasan itu.
"Ya gak boleh dong kalau yang lain dikurangi anggarannya, terus kami tidak mau terima. Jadi kami harus patut dan taat dengan aturan yang ada," akunya.
Politisi Golkar itu juga mengaku, bahwa ia sudah melaksanakan rapat pimpinan internal bersama wakil-wakilnya terkait pengurangan anggaran.
"Saya sudah sampaikan ke teman-teman Wakil DPRD untuk bersiap terkait pemangkasan, dengan ikut mengurangi beberapa kegiatan-kegiatan. Namun kami masih menunggu informasi selanjutnya," terangnya.
Adapun mengenai konsumsi anggota DPRD Balikpapan selama bekerja, tambahnya, Alwi mengatakan hingga sejauh ini hal itu juga belum bisa ditentukan.
"Jadi makan dan minum kami kan masih menggunakan Anggaran pusat, namun kami bersiap-siap jika dana itu dikurangi. Mungkin saja nanti menggunakan dana APBD kita. Tapi saat ini kami belum tau nominalnya," tutupnya. (lex)