KaltimKita.com, BATU AMPAR – Hadirnya ketua DPRD Kutim Joni, S.Sos bersama Bupati Kutai Timur Drs H Ardiansyah Sulaiman, M.Si ditengah jalannya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di ruang kerja camat Batu Ampar Kabupaten Kutim, Kamis (18/3) 2021 dalam rangka memenuhi undangan khusus dari Gubenur Provinsi Kaltim Isran Noor terkait terwujudnya kawasan hijau bersih dan sehat.
“Sebelum lebih lanjut saya menjelaskan yang mana teleconfrence (virtual) daring dengan lintas pimpinan daerah perlu digaris bawahi progres yang digadang itu. Sebenarnya sudah lama dan wajib kita sukseskan bersama-sama,” terang ketua DPRD Kutim Joni saat di wawancarai jurnalis KaltimKita.com.
Ketua DPRD Kutim Joni menegaskan efektif kawasan terbuka hijau dalam menekan dampak polusi dari aktivitas perusahaan pertambangan.
Ketua dewan Kutim berpendapat, konsep kawasan hijau merupakan terobosan inovasi atau pemikiran yang baik dari Gubenur Kaltim Isran. “Tentunya dengan harapan kawasan hijau nantinya dapat menekan dampak polusi udara dari kegiatan operasional pertambangan, salah satunya seperti batu bara,”terang Joni (familiar dikenal) kontituennya.
Joni mengungkapkan petisi gubenur Kaltim dalam mewujudkan kawasan hijau dapat ditindaklanjuti serius termasuk oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah untuk dapat segera menyikapinya. “Tentunya saya pribadi mewakili dewan lainnya juga apresiasi kepada pasangan bupati dan wabup Kutim Ardiansyah-Kasmidi Bulang (ASKB) yang terus menggagas dan memperhatikan beragam sektor keramahan lingkungan melalui konsep hijau ini,” beber ketua DPRD Kutim dengan ramah kepada media.
Ketua legislatif dari PPP tersebut mengungkapkan definisi konsep hijau sangat terkait pada aspek kesehatan selain green juga healthy. ”Tentunya menjamurnya perusahaan pertambangan besar di Kutim terlebih kepada sektor – sektor usaha lainnya yang akan baru berencana berinvestasi, hendaknya dapat mengkaji mendalam analisis dampak lingkungan nya baik pada jangka panjang maupun pendek,” ulas Joni dengan gamblang.
Joni menambahkan konsep hijau dapat memberikan inovasi kepada para generasi penerus bangsa untuk bersama-sama mengkritisinya.(adv/aji)