Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Kelurahan Kariangau menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui program rehabilitasi seluruh posyandu di wilayahnya pada tahun ini. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) enam sektor di tingkat kelurahan.
Lurah Kariangau, Singgih Aji Wibowo, menjelaskan bahwa rehabilitasi difokuskan pada perbaikan fasilitas posyandu yang belum memenuhi standar layanan.
“Tahun ini kami fokus merehabilitasi semua posyandu yang ada di Kariangau. Tujuannya agar ketika program SPM dijalankan, fasilitasnya sudah siap,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia merinci, pembenahan meliputi sarana fisik bangunan, kelengkapan peralatan penunjang, hingga peningkatan kenyamanan ruang pelayanan. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang layak, aman, dan nyaman saat datang ke posyandu,” katanya.
Menurut Singgih, penerapan SPM enam sektor akan membawa perubahan besar dalam fungsi posyandu ke depan. “Posyandu tidak lagi hanya soal pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ke depan akan ada integrasi dengan sektor pendidikan, pembangunan, lingkungan, sosial, dan ekonomi,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesiapan fasilitas menjadi kunci agar integrasi layanan tersebut dapat berjalan optimal. “Karena itu kami pastikan sejak awal bahwa fasilitasnya lengkap dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat,” lanjutnya.
Program rehabilitasi ini, kata dia, disusun berdasarkan hasil kajian dan analisis kebutuhan di lapangan. “Semua program yang bersumber dari APBD tidak disusun secara sembarangan. Kami lakukan perencanaan matang agar benar-benar memberi manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain fokus pada sektor kesehatan, Kelurahan Kariangau juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat. “Kami terus bersinergi dengan LPM, Karang Taruna, dan kelompok Katana untuk menjaga lingkungan sosial yang kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting mengingat Kariangau merupakan salah satu kawasan industri strategis di Balikpapan. “Kami harus memastikan suasana tetap kondusif, karena kawasan ini menjadi salah satu penopang aktivitas jasa dan perdagangan di Balikpapan,” katanya.
Singgih berharap, melalui program rehabilitasi posyandu dan penguatan kolaborasi lintas sektor, kualitas pelayanan publik di Kariangau dapat semakin meningkat. “Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor industri, kami optimistis pelayanan dasar bisa lebih merata dan dirasakan seluruh warga,” pungkasnya.
Program rehabilitasi posyandu ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan layanan dasar masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga Kariangau ke depan. (ref)


.jpg)